Berita / Pengumuman
Interpretasi Nilai Intelektualitas, Guna Untuk Meningkatan Kualitas Kader
- Di Publikasikan Pada: 22 Aug 2023
- Oleh: Admin

TIBIA (Training Basic Avicenna) merupakan program kerja yang sifatnya eventual dari Bidang Keilmuan. TIBIA merupakan kegiatan pelatihan medis yang diadakan oleh Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Komisariat Avicenna Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Muhammadiyah Surabaya.
TIBIA 1 bertujuan
untuk melatih dan meningkatkan soft skill mahasiswa kedokteran dan mahasiswa jurusan kesehatan lainnya
supaya dapat melakukan anamnesis, pemeriksaan tekanan darah, pemeriksaan GCU (Glucose,
Cholesterol, Uric Acid),
dan cara melakukan KIE (Komunikasi,
Informasi, dan Edukasi) secara efektif dan mandiri.
Acara TIBIA yang pertama ini
dilaksanakan pada Sabtu, 22 Juli 2023 bertempat di Laboratorium
Farmakologi Gedung A Lantai 3 FK UM Surabaya. Dimulai dari jam 7 pagi hingga selesai.
Pada TIBIA kali ini IMM Komisariat Avicenna mengundang dr. Siska Mawaddatunnadila M.M sebagai pemateri mengenani pentingnya anamnesis dan pelayanan KIE, keterampilan dasar anamnesis dan pelayanan KIE, serta seni dan tips sambung rasa melakukan anamnesis.
Lalu dilanjutkan oleh dr. Andre Bagaskara sebagai pemateri yang kedua mengenai konsep dasar dan interpretasi hasil pemeriksaan tekanan darah, prosedur tekanan darah, konsep dasar dan interpretasi hasil pengukuran GCU, prosedur pengukuran GCU serta cara melakukan edukasi tekanaan darah dan GCU yang tidak normal. Setelah pemaparan materi para peserta dapat mempraktikkan anamnesis dan pemeriksaan yang telah diberikan.
“Harapannya dengan adanya TIBIA, para peserta dapat meningkatkan soft skills dan memudahkan untuk mempratikkannya. Tidak hanya saat bakti sosial saja, tetapi juga pada lingkungan sehari-hari seperti lingkungan
keluarga dan tempat tinggal”
Ujar Muhammad Fadhil Hidayat, Ketua Pelaksana TIBIA #1
“TIBIA merupakan bentuk interpretasi
dari trikompetensi dasar maupun trilogi IMM yaitu inteletualitas dan
kemahasiswaan. Dimana ideologi tersebut menjadi motivasi dan cita-cita setiap
kader IMM untuk berperan dalam pengembangan potensi diri. Harapannya TIBIA bisa
menjadi lahan belajar setiap kader IMM Avicenna untuk terus memperkuat potensi
dirinya dalam keahlian di bidang medis” Ujar Hafidz Muhammad Farhan, Ketua Umum
IMM Avicenna
Dengan
demikian, dengan adanya acara TIBIA ini bisa menjadi motivasi bagi kader IMM
Avicenna atau mahasiswa kedokteran dan mahasiswa kesehatan lainnya untuk terus
berlatih demi meningkatkan kualitas dan potensi dirinya dan bisa dapat memotivasi
juga untuk terjun langsung ke masyarakat dalam bentuk bakti sosial ataupun
kegiatan pengabdian masyarakat lainnya. (Fadhil/Semester 6)