Berita / Pengumuman
Dosen FK UM Surabaya Raih Hibah Penelitian APKKM 2025
- Di Publikasikan Pada: 24 Jul 2025
- Oleh: Admin

Palembang – Dosen Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surabaya (FK UM Surabaya), dr. Bagus Aulia Mahdi, Sp.PD berhasil meraih hibah penelitian dari Asosiasi Pendidikan Kedokteran dan Kesehatan Muhammadiyah (APKKM). Pengumuman tersebut disampaikan dalam acara Annual Meeting Dekan Forum APKKM 2025 yang digelar di Palembang, Kamis (24/7/2025) malam.
Judul penelitian yang diusung oleh dr. Bagus adalah “Analisis Parameter Hemodinamik, Oksigenasi, dan Limfosit sebagai Prediktor Dengue Shock Syndrome pada Pasien dengan Hemorrhagic Fever di RSI Aisyiyah Malang.” Penelitian ini bertujuan untuk menemukan parameter klinis yang dapat memprediksi terjadinya Dengue Shock Syndrome (DSS), terutama pada pasien yang dirawat di Rumah Sakit Muhammadiyah dan Aisyiyah.
“Dengue Hemorrhagic Fever merupakan penyakit yang menjadi masalah kesehatan di Indonesia, terutama di Amal Usaha RS Muhammadiyah/Aisyiyah. Setidaknya 400-an kasus per tahun dihadapi. Melalui analisis hemodinamik, oksigenasi, dan limfosit, tim FK UM Surabaya mencoba menemukan prediktor untuk mencegah terjadinya Dengue Shock Syndrome,” ujar dr. Bagus.
Kabar prestasi ini disambut antusias oleh civitas akademika FK UM Surabaya. Di grup WhatsApp resmi fakultas, berbagai ucapan selamat dan apresiasi pun mengalir. Dekan FK UM Surabaya, dr. Yusuf menyampaikan, “Pak Dekan senang dan bangga, jauh-jauh ke Palembang membawa hasil. Selamat mas Bagus dan mbak Rina serta timnya. Lebih membuat FK UM Surabaya bersinar, sesudah unggul dalam umur yang muda.”
Wakil Dekan I FK UM Surabaya, dr. Nurma Yuliyanasari, M.Si juga turut memberikan apresiasi. “Masya Allah, alhamdulillah. Selamat ya dr. Bagus, dr. Rina, dan tim. Sangat membanggakan. Bismillah, semoga FK UM Surabaya makin berkah dan sukses. Aamiin YRA.”
Menanggapi pencapaian tersebut, dr. Bagus menyampaikan rasa syukurnya, “Alhamdulillah, matur nuwun. Semoga bisa dikembangkan dan bermanfaat untuk FK UM Surabaya dan AUM RS Muhammadiyah Aisyiyah.”
Penulis : Rahma Ismayanti