Universitas Muhammadiyah Surabaya (UM Surabaya) menggandeng Universitas Airlangga (Unair) Surabaya untuk persiapan membuka Fakultas Kedokteran (FK), karena Unair memiliki FK yang berusia seabad, sehingga reputasi dan pengalamannya sangat berguna untuk UM Surabaya.

"Unair siap untuk diajak sharing (berbagi pengalaman) dan kalau Unair dinilai memiliki keunggulan dan dilihat memiliki pengalaman atau kelebihan, silakan sharing apapun," kata Rektor Unair Prof Dr H Fasich Apt setelah menandatangani naskah kesepahaman dengan Rektor UM Surabaya Dr. dr. Sukadiono MM di Kantor Manajemen Unair Surabaya, Selasa.

Apalagi, kata Guru Besar Fakultas Farmasi Unair itu, Unair bukan sekali ini saja memberikan bimbingan kepada perguruan tinggi swasta. "Untuk MoU kali ini, kami akan bekerja sama dengan UM Surabaya untuk kurun waktu selama tiga tahun sejak ditandatangani MoU," katanya, didampingi Wakil Rektor III Unair Prof. dr. Soetjipto, MS, PhD dan Sekretaris Unair Dr. M. Hadi Subhan, SH, MH.

Dalam kesempatan itu, Rektor UM Surabaya Dr. dr. Sukadiono, MM mengatakan pihaknya memilih pembinaan dari Unair karena PTN Badan Hukum itu terkemuka, memiliki reputasi dan pengalaman yang bagus, apalagi ada faktor kedekatan lokasi antar keduanya, sehingga akan mempermudah kerja sama.

"Ke depan, kami juga akan mengembangan program studi, yaitu membuka Fakultas Kedokteran, sedangkan FK Unair yang saat ini sudah berusia 100 tahun (seabad) itu sangat berharga untuk dicontoh," katanya didampingi Wakil Rektor I UM Surabaya dan Wakil Rektor III UM Surabaya.

Menurut Dr. dr. Sukadiono MM yang juga alumnus FK Unair tahun 1987 itu, persiapan pembukaan Fakultas Kedokteran di UM SURABAYA itu ditangani sebuah Tim Persiapan FK UM Surabaya yang diketuai oleh dr. H. M. Jusuf Wibisono, Sp.P(K), FCCP.

"Tim itu bertugas mempersiapkan segala yang diperlukan, baik sarana dan prasarananya, terutama sumber daya pengajarnya. Unair menyarankan pada tahap semester pertama setidaknya harus sudah siap SDM untuk empat bidang, yakni bagian anatomi, patologi, faal, dan biokimia," katanya.

Dengan dibukanya Fakultas Kedokteran, maka di UM Surabaya akan ada lima fakultas, sehingga FK akan melengkapi empat fakultas sebelumnya, yaitu Fakultas Keguruan, Fakultas Hukum, Fakultas Ekonomi, dan Fakultas Agama.

"Tapi, kerja sama dengan Unair ini untuk banyak hal, baik pengembangan program studi, penelitian, bukan hanya untuk persiapan pembukaan FK," kata Dr. dr. Sukadiono MM.

Di Surabaya saat ini terdapat sejumlah universitas yang membuka FK atau berencana membuka FK, di antaranya Universitas Hang Tuah (UHT) Surabaya, Universitas Katolik Widya Mandala, Universitas Surabaya (Ubaya), Universitas Ciputra (UC) Surabaya, Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya, dan sebagainya.

"Sejumlah universitas masih melakukan persiapan, karena saat ini masih ada moratorium FK," kata Wakil Rektor I Unair Surabaya Prof. Dr. H. Achmad Syahrani, MS, Apt di sela-sela menyampaikan sosialisasi SNMPTN 2014 di hadapan ratusan guru BK se-Jatim di Aula Garuda Mukti, Kantor Manajemen/Rektorat Unair Surabaya.