Kurikulum

Kurikulum yang dijalankan di FK UMSurabaya disusun berpedoman pada visi, misi UMSurabaya dan visi, misi FK UMSurabaya serta memperhatikan tujuan program studi. Konsep visi,misi dan tujuan FK ini sejalan dengan konsep Kurikulum Berbasis Kompetensi (KBK) yang menjadi kebijakan kurikulum Pendidikan dokter dari Konsil Kedokteran Indonesia serta masukan dari stakeholder  (baik dari orang tua mahasiswa, pihak rumah sakit, dinas kesehatan, dan persyarikatan Muhammadiyah).

Model kurikulum adalah berbasis kompetensi yang dilakukan dengan pendekatan terintegrasi baik horizontal maupun vertikal, serta berorientasi pada masalah kesehatan individu, keluarga dan masyarakat dalam konteks pelayanan kesehatan primer.

3.1. Lama Pendidikan 

Dilaksanakan dalam kurun waktu 6 tahun, yang terdiri dari :

  • 4 tahun (8 semester )Program Studi Sarjana Kedokteran (Tahap Sarjana Kedokteran (S.Ked)) yaitu dari semester 1 s/d semester 8, dan
  • 2 tahun Program Studi Profesi Dokter (Tahap Profesi Dokter (dr.) ) yaitu dari semester 9 s/d semester 12
3.2. Fase Pendidikan

Program Studi Sarjana Ke dokteran terdiridari 3 fase, yaitu:

3.2.1. FASE 1 ( tahun pertama ) : Basic Medical Science

Terdiri dari beberapa bagian secara terintegrasi: FBS (Fundamentals of Biomedical Sciences) terdiri dari : Basic Biology of Cells dan Basic Medical Sciences yang meliputi Biomedik, Anatomi, Histologi, Fisiologi, Biokimia, serta ilmu keterampilan belajar, teknik komunikasi, etika kedokteran, hukum kesehatan, kedokteran islam, serta filsafat ilmu.

3.2.2 FASE 2  (tahun ke 2,3,4) : Integrated Medical Science.

Program pendidikan lanjut, pada semester 3 sampai 8 yang merupakan proses pembelajaran secara terintegrasi dengan materi aplikasi Ilmu Kedokteran Dasar, terdiri dari : Biomedik, Anatomi, Histologi, Fisiologi, Biokimia, mikrobiologi, parasitology, patologi anatomi, patologi klinik, farmakologi dan Ilmu Kedokteran Klinis yang terdiri dari Ilmu Penyakit Dalam, Ilmu Penyakit Jantung, Ilmu Penyakit Paru, Farmasi, Radiologi, Ilmu Penyakit Saraf,Rehabilitasi Medik, Ilmu Kesehatan Jiwa, Ilmu Kesehatan Anak dan Perinatologi, Ilmu Bedah dan Gigi-Mulut, Ilmu Anastesi, Ilmu Kebidanan dan Ilmu Penyakit Kandungan, Ilmu Penyakit Mata, Ilmu Penyakit THT, Ilmu Penyakit Kulit dan Kelamin, Bioetika Kedokteran, Ilmu Forensik dan Medikolegal, serta Ilmu Kesehatan Masyarakat dan Kedokteran Pencegahan, Kedokteran Komunitas Qoryah Toyyibah, dan Pondok Kesehatan Muhammadiyah.

3.2.3 FASE 3  : Clinical Rotation yang dilaksanakan dalam rotasi klinik.

Pada periode ini dokter muda melakukan rotasi pendidikan klinik di 13 bagian klinik

Gambar 3.1 Peta Konsep Kurikulum